Apakah Anda pernah bermimpi jatuh ke lubang yang dalam, gigi lepas atau mungkin selingkuh? Sejumlah mimpi ternyata dapat dikaitkan dengan kondisi psikologis atau mental.

Menurut spesialis manajemen stres, Dephi Ellis, mimpi biasanya berlangsung antara 5-20 menit. Dan sebagian besar kita melupakannya. Lantas, mengapa ada orang yang mengingat mimpinya dan apa maknanya?

Simak penuturan Dephi, seperti dikutip Mirror, Kamis (17/9/2015):

1. Jatuh

Anda pernah tahu kisah Alice yang jatuh ke lubang kelinci di Wonderland? mimpi itu membawa Anda ke dalam suatu perjalanan panjang hingga Anda terasa seperti terjatuh.

Dephi mengatakan, saat Anda menikmati sensasi jatuh, kemungkinan besar Anda sedang menikmati petualangan terbaru dalam hidup Anda. “Biasanya bila Anda tidak menyukainya, Anda akan berada di luar kendali dan mencoba terbangun.”

2. Dikejar-kejar

“Mimpi ini bisa jadi menandakan kecemasan. Mungkin Anda memiliki beberapa urusan yang belum selesai dengan seseorang atau Anda khawatir, masa lalu memengaruhi Anda saat ini,” kata Dephi.

Dephi mengatakan, mimpi ini bukan berarti Anda telah melakukan sesuatu yang salah. Karena banyak orang merasa tidak cukup baik di setiap bagian kehidupan mereka.

“Jika Anda mengalami mimpi ini, mungkin juga Anda khawatir posisi akan digantikan oleh seseorang atau sesuatu yang lebih baik di tempat kerja atau di rumah,” katanya.

3. Selingkuh

Mimpi selingkuh atau diselingkuhi biasanya menunjukkan rasa takut pasangan akan menipu. Daripada menerka, kata Dephi, lebih baik Anda bertanya langsung pada pasangan.

4. Kehilangan gigi

Bagi beberapa orang, mimpi kehilangan gigi bisa jadi pertanda buruk. Banyak yang percaya, hal ini menandakan anggota keluarga akan ada yang meningga.

Dephi menuturkan, gigi cenderung melambangkan status atau kekayaan. Jadi bila bila Anda bermimpi gigi tanggal, mungkin dapat menyiratkan Anda sedang memiliki masalah keuangan.

5. Rumah

Anda pernah bermimpi masuk ke dalam rumah tapi tidak ada satupun orang yang Anda kenal. Dephi menerangkan, rumah dapat mencerminkan kondisi emosi Anda.

“Jika Anda mengalaminya, mungkin Anda perlu memiliki waktu untuk melakukan travelling,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here